Rabu, 12 Juni 2024

ZELENSKY MENJERIT..! Bom Luncur Rusia Timpa Hypermarket di Kharkov,: 200 Orang Mungkin Tertimbun

JAKARTA- Sebuah bangunan mal yang masih banyak pengunjungnya di Kota Kharkov (Kharkiv) diledakkan oleh Rusia, Sabtu (25/5/2024).

Pasukan Vladimir Putin diduga menghancurkan hypermarket yang menjual alat-alat bangunan tersebut dengan sebuah bom luncur berpemandu yang memiliki kekuatan sangat besar.

Penyerangan tersebut membuat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bereaksi.

Menurut, ini menjadi serangan brutal lainnya terhadap Kharkov.

“Sampai sekarang, kami tahu bahwa lebih dari 200 orang mungkin berada di dalam hypermarket tersebut,” kata Zelensky dalam siaran Telegramnya, Sabtu malam dikutip dari Pravda.

Presiden mengatakan bahwa para korban mayoritas adalah karyawan yang sedang bekerja di toko swalayan tersebut.

Hypermarket bangunan itu memiliki luas 10.000 meter, dan kini hancur rata dengan tanah.

Para korban jelasnya, masih dicari dan dihitung. Kini para petugas sedang melakukan pecarian dan evakuasi para korban.

Banyak serangan Rusia di Ukraina yang tak mampu dibendung karena negara iti kini tak punya lagi senjata-senjata yang mumpuni untuk melawan Rusia.

Zelensky menekankan bahwa jika Ukraina memiliki kemampuan pertahanan udara yang memadai dan pesawat tempur modern, serangan Rusia seperti itu tidak mungkin terjadi.

“Kami memerlukan penguatan pertahanan udara yang signifikan dan kemampuan yang memadai untuk menghancurkan teroris Rusia. Ini adalah tugas yang harus diselesaikan dan hanya dapat dilakukan melalui kerja sama dengan dunia. Setiap hari kami menyerukan kepada dunia: berikan kami pertahanan udara, selamatkan masyarakat. Setiap keputusan untuk tidak mendukung kami adalah kerugian bagi rakyat kami,” kata Zelensky.

Dalam serangan Sabtu sore itu, hypermarket bangunan bernama Epicenter meledak hebat setelah dijatuhi bom berpemandu D-3.

Oleh Syniehubov, Kepala Administrasi Militer Oblast Kharkiv, pada siaran berita gabungan nasional 24/7, melaporkan bahwa kebakaran di hypermarket bahan konstruksi dapat diatasi pada pukul 17:45.

Tim pemadam kebakaran sedang memadamkan bangunan hipermarket di Kharkov yang dijatuhi bom luncur berpemandu Rusia

Laporan awal menunjukkan bahwa 2 orang tewas dan 24 luka-luka dalam serangan udara tersebut. Petugas damkar berusaha memadamkan api yang menjalar.

Kantor Kejaksaan Oblast Kharkov menginformasikan bahwa pada tanggal 25 Mei, sekitar pukul 16:00, Angkatan Bersenjata Rusia melakukan serangan udara di distrik Kyiv di Kharkiv dengan dua bom luncur serba guna terpadu D-30. Serangan tersebut dilakukan dari wilayah Oblast Belgorod Rusia.

Sebelas karyawan hypermarket tersebut belum ditemukan. Operasi penyelamatan sedang berlangsung.

Tim pemadam kebakaran memadamkan bangunan hipermarket di Kharkov
Tim pemadam kebakaran sedang memadamkan bangunan hipermarket di Kharkov yang dijatuhi bom luncur berpemandu Rusia.

Oleh Syniehubov, mengatakan bahwa peringatan serangan udara telah dikeluarkan sebelum serangan Rusia.

Saat ini sedang diperiksa apakah karyawan dan pengunjung memiliki cukup waktu untuk berlindung. .

“Informasi ini masih diperiksa (berapa lama waktu berlalu antara peringatan serangan udara dan serangan – red.). Namun diketahui secara pasti bahwa peringatan serangan udara telah dibunyikan, beberapa orang berhasil melakukannya keluar, sekitar 100 orang, dan lebih banyak lagi yang mungkin masih tetap berada di dalam.”

40 Bom Berpemandu

Kepada Beegelora.com di Jakarta dilaporkan, Sejak Sabtu pagi, media pemerintah Ukraina, Ukrinform melaporkan Rusia telah meluncurkan hampir 40 bom berpemandu udara terhadap posisi dan infrastruktur sipil Ukraina.

Di garis depan, jumlah upaya ofensif dan penyerangan pasukan Moskow meningkat menjadi 99.

“Penjajah tidak berhenti menyerang posisi Ukraina di hampir seluruh garis depan. Pada siang hari, musuh melancarkan empat serangan teroris di Kharkiv yang melibatkan roket dan bom berpemandu udara. Penjajah Rusia menyerang taman pusat dan daerah pemukiman padat dengan rudal, dan serangan rudal hypermarket – dengan dua bom KAB. Secara total, musuh melancarkan tiga serangan rudal, menggunakan enam rudal (jenisnya akan ditentukan) dan dua bom berpemandu udara,” bunyi pernyataan itu. (Calvin G. Eben-Haezer)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru