Senin, 27 April 2026

BERSIHKAN…! Mendagri Tjahjo: ASN Harus Disiplin dan Berani Perangi Racun Demokrasi

Mendagri Tjahjo Kumolo. (Ist)

YOGYAKARTA –Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo kembali tegaskan agar Aparat Sipil Negara (ASN) menjaga dan memastikan persatuan ditempat kerja, di lingkungan tempat tinggal dan dimanapun berada. Hal ini ditegaskannya saat bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri acara Pemantapan Wawasan Kebangsaan Bagi Diklat Kepemimpinan Tingkat IV dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan III dan II, di GOR Among Rogo BPSDM Regional Yogyakarta, Sabtu (2/3/).

“Aparat Sipil Negara harus mengawasi organisasi masyarakat yang berindikasi melawan Pancasila. Berani melawan dan racun-racun demokrasi, yaitu kampanye uang, kampanye berujar kebencian, politisasi SARA dan kampanye bersifat fitnah. Ingatkan kepada teman, saudara, rekan kerja yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Pegang teguh disiplin disegala hal,” pungkas Tjahjo.

Mendagri Tjahjo Kumolo menggariskan poin-poin penting untuk dipahami dan diterapkan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) seluruh Indonesia di seluruh Balai Diklat. Tjahjo menegaskan Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah harus sinergis dalam konsolidasi program strategis nasional dari tingkat pusat hingga tingkat daerah terkecil.

Tjahjo juga menegaskan agar seluruh kepala BPSDM menanamkan jiwa-jiwa displin, tertib dan taat aturan kepada seluruh ASN yang sedang mengikuti Diklat agar terbawa pada lingkungan kerjanya masing-masing.

“Bangsa Indonesia saat ini sedang berada dalam konsolidasi demokrasi. Oleh karenanya, sebagai ASN pastikan aturan-aturan dengan tertib dan disiplin yang baik,” tegas Tjahjo.

Ia menegaskan bahwa, Konsolidasi demokrasi yang salah satunya melalui gelaran Pilkada Serentak  yang telah diselenggarakan di 514 Kabupaten /Kota dan 34 Provinsi, menurut Tjahjo adalah wadah menjalankan program strategis nasional agar berjalan dengan program prioritas di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Untuk menjalankan konsolidasi tersebut, Tjahjo menginginkan ASN harus tegak lurus dan patuh pada setiap Gubernur, Bupati/Walikota sebagai pemimpin daerah.

“Posisi anda sebagai pegawai negeri atau CPNS saat ini harus loyal kepada apa yang diperintahkan melalui kebijakan politik Gubernur, Bupati/Walikota, anda harus jabarkan dengan baik. Tugas anda mensosialisasikan apa yang menjadi program pusat di daerah,” tegas Tjahjo.

Hadapi Terorisme dan Radikalisme

Dalam kontek Kewaspadaan Bangsa atas tantangan yang semakin kompleks dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini ada 4 (empat) hal yang dihadapi, yaitu terorisme dan radikalisme, Narkoba, korupsi dan ketimpangan sosial.

“Ketimpangan sosial yang dimaksud adalah angka kematian ibu hamil yang  masih tinggi, gizi anak rendah, stunting, berkembangnya penyakit TBC dan malaria,” ujarnya.

Untuk itu Tjahjo mengharapkan ASN berupaya keras dalam mensukseskan program pemerintah untuk menciptakan pangan yang murah, swasembada pangan, percepatan ekonomi yang mendorong peningkatan kualitas pembangunan SDM.

Nantinya dalam konteks Perayaan Pemilu Serentak 2019, Tjahjo mengharapkan ASN menjadi pelaku yang proaktif dalam lingkungan daerahnya dan tidak mementingkan egonya masing-masing untuk menyukseskan Pemilu Serentak 2019. Lebih luasnya ASN dapat ikut menjadi tokoh pengantisipasi ancaman bangsa.

Tjahjo sendiri menyebutkan bahwa Kemendagri telah berupaya membantu dan memfasilitasi KPU. Tidak hanya itu, Kemendagri juga telah menugaskan Satpol PP dan Linmas untuk membantu penyelenggaraan pengamanan pada Pemilu 2019.

“Target kita adalah satu mendukung KPU membantu fasilitasi, membantu sarana dan prasarana, membantu tenaga sampai Linmas nya dilibatkan Satpol PP dan Damkarnya berkoordinasi dengan tugas kepolisian,”

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Tjahjo juga mengingatkan Pasal 11 UU Nomor. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara memiliki tugas cermati, melaksanakan kebijakan publik. Atas dasar peraturan tersebut, Tjahjo berharap ASN patuh terhadap Perundang-undangan, yang kedua memberikan pelayanan yang profesional dan berkualitas, yang ketiga mampu mempererat Persatuan dan Kesatuan Republik Indonesia. (Hari Subagyo)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles