Kamis, 24 Juni 2021

BONGKAAAR..! Soleman Ponto: Mencurigakan! Segera Lakukan Otopsi Kematian Wakil Bupati Sangihe Yang Menolak Tambang Emas

JAKARTA- Mantan Kepala Badan Intelejen Strategis, Soleman Ponto meminta agar segera dilakukan otopsi atas kematian Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong yang meninggal secara tidak wajar dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang Rabu (9/6) lalu. Hal ini ditegaskannya kepada pers, Jumat (11/6).

“Segera lakukan otopsi karena, beliau (Helmud Hontong-red) adalah pejabat setempat yang menolak keras tambang emas di Sangihe,” tegasnya.

Menurutnya wajar pejabat setempat menolak tambang tersebut karena sangat merugikan rakyat setempat.

“Itu perusahaan besar. Kematian wakil bupati Helmud Hontong ini sangat mencurigakan. Pihak Kepolisian harus segera menyelidiki kematian beliau,” tegasnya.

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Helmud Hontong meninggal dunia di pesawat, Rabu (9/6/2021). Dia meninggal dalam penerbangan Denpasar-Ujungpandang.

Kala itu, Helmud Hontong menaiki pesawat dengan nomor penerbangan Lion Air JT740 dan menempati Seat: 25E. Dia ditemani oleh Harmen Kontu selaku ajudan yang duduk di seat: 25F.

Setelah dokter melakukan pemeriksaan dinyatakan Helmud Hontong telah meninggal dunia.

“Jenazah saat ini sementara berada di tempat pemulasaran jenazah CV Daya Mitra Husada dipersiapkan untuk diterbangkan ke Manado terus ke Tahuna pada hari Kamis 10 Juni,” kata Pejabat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sangihe, Maya Budiman.

Namun, kematian Wabup Kepulauan Sangihe ini meninggalkan sejumlah tanya. Dikabarkan, beberapa saat setelah pesawat lepas landas, Helmud tiba-tiba batuk darah dari hidung dan mulut.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Jaringan Advokasi Tambang Nasional (Jatamnas) menyoroti kematian Helmud Hontong berkaitan dengan penolakannya terhadap rencana tambang emas di pulau Sangihe.

“Saya dengan tegas menolak keberadaan PT Tambang Mas Sangihe beroperasi di Sangihe. Apa pun alasannya. Saya berdiri bersama rakyat, karena rakyat yang memilih saya sampai menjadi Wakil Bupati,” tutur Helmud Hontong, dikutip dari cuitan jatamnas, Jumat (11/6/2021).

Wakil Bupati Kep. Sangihe, Helmud Hontong meninggal dunia dalam perjalanan di Pesawat Lion Air, Rabu, 9 Juni 2021.

Helmud, menurut pemberitaan sejumlah media, ikut mendukung dan menentang rencana tambang emas di pulau kecil Sangihe.

Beredar juga surat yang ditandatangani Helmud dan ditujukan kepada Menteri ESDM Indonesia untuk mempertimbangkan pembatalan izin operasi Kontrak Karya PT Tambang Mas Sangihe (PT TMS) yang diberikan Kementerian ESDM.

Helmud kasihan kepada anak cucu yang akan terdampak pertambangan emas tersebut. Apalagi, Pulau Sangihe tergolong kecil sehingga pertambangan berpotensi merusak lingkungan dan mengancam kepunahan makhluk hidup langka.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, penguasaan wilayah tambang juga akan membuat masyarakat secara perlahan terusir dari tanahnya sendiri. Hingga saat ini, penyebab kematian Helmud Hontong belum diketahui.Lihat artikel asli. (Web Warouw)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

6FansSuka
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru