Minggu, 23 Juni 2024

Erupsi Gamalama, Ancaman Banjir Lahar Dingin Membayang

TERNATE- Sejak Kamis, 18 Desember 2014 pukul 22.42 WIT, hingga hari ini, Gamalama masih terus menyemburkan asap bercampur abu tebal. Meski abu material gunungnya tak lagi tebal, tapi maskapai penerbangan belum ada yang masuk ke Ternate, karena otoritas Bandara Ba’abullah Ternate belum memberi ijin.
Sekarang, justru warga di sekitar kelurahan Tubo berada dalam keadaan siaga untuk sewaktu-waktu dievakuasi, karena kuatir terjangan lahar dingin.
“Pemerintah kota Ternate sudah memberi peringatan dini pada warga di sekitar bantaran kali mati Tugurara, agar sewaktu-waktu melakukan evakuasi mandiri, karena kondisi curah hujan di Ternate masih sangat tinggi,” ujar  Kabag Humas Kota Ternate, Sutopo Abdullah,  kepada Bergelora.com di Media Centre kantor Walikota, Ternate, Kamis (25/12).

Sutopo juga menegaskan, Pemkot Ternate terus memantau perkembangan  curah hujan di Ternate, utamanya di puncak gunung, karena material letusan yang tertahan di Kali Tugurara cukup besar.

“Material hasil letusan baru ini tak seberapa, tapi material letusan bulan Desember 2011 lalu itu masih sangat besar. Kita berharap warga sudah paham prosedur evakuasi sehingga tak lagi terjadi korban jiwa seperti banjir lahar dingin bulan November 2012 silam yang merenggut banyak jiwa.

Terkait upaya penyelamatan, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Hasyim Yusuf menjelaskan, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan BMG dan Pos pengamat Gunungapi Gamalama. Maksudnya, agar bahaya akibat letusan maupun banjir lahar dingin dapat diantisipasi secara dini.

Sejak tadi malam hingga hari ini, curah hujan yang tinggi memang menghawatirkan warga. “Material letusan yang begitu banyak di atas, bikin kita tak bias tidur nyenyak,” keluh Hamisi, warga yang tak jauh dari bantaran sungai Tugurara, tadi malam. (Rusli Djalil)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru