Sabtu, 25 Mei 2024

GASPOL PAK..! Pemerintahan Jokowi Lanjutkan Proyek Raksasa Jalan Trans Papua Rp 3,3 Triliun

JAKARTA- Proyek pembangunan jalan Trans Papua ruas Jayapura-Wamena, segmen Mamberamo-Elelim di Provinsi Papua Pegunungan segera dimulai.

Proyek senilai Rp 3,3 triliun itu akan dikerjakan oleh konsorsium PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) .

Hal itu menyusul Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjuk konsorsium Hutama Karya sebagai pemenang lelang.

Ratusan truk yang terjebak di ruas Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena, terjebak akibat kerusakan jalan, Yalimo, Papua Peguunungan. (Ist)

Proyek ini sebelumnya telah dikaji sejak pencarian pasar terhadap proyek KPBU Trans Papua pada 6 September 2022.

Sementara, skema pengembalian yang akan digunakan berupa availability payment.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan, proyek ini akan digarap dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) senilai Rp 3,3 triliun.

.”Proyek ini akan memiliki masa konsesi selama 15 tahun yang terdiri dari 2 tahun masa konstruksi dan 13 tahun masa pemeliharaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/4/2024).

Dalam proyek ini, konsorsium Hutama Karya dengan porsi 55 persen dan HKI 45 persen akan mengerjakan perencanaan serta pengembangan rancangan teknis dan konseptual, pembangunan hingga penyelesaian proyek, menyiapkan sumber pembiayaan proyek.

Kemudian, konsorsium ini juga bertugas mengoperasikan proyek setelah selesai dibangun, melakukan kegiatan pemeliharaan, perawatan dan perbaikan selama masa operasional, hingga pengembalian kepemilikan atau pengelolaan proyek kepada pemerintah setelah 15 tahun.

Proyek jalan Trans Papua ini merupakan jalur transportasi utama logistik dari Jayapura menuju Wamena dengan panjang 50,14 kikometer.

Adapun lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan antara lain penanganan jalan, jembatan, perbaikan lereng dan tebing serta pembangunan fasilitas penimbangan.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, pada tahap selanjutnya, konsorsium HK dan HKI akan membentuk perusahaan bersama yang berperan sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek KPBU Trans Papua selama masa konsesi yang diawali dengan melakukan penandatanganan perjanjian KPBU dengan Kementerian PUPR sebagai Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK).

Nantinya, proyek Trans Papua ini akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperbaiki aksesibilitas dan konektivitas, serta memperluas jaringan jalan yang nantinya akan berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua.

“Proyek ini akan menjadi langkah besar dalam upaya pengembangan infrastruktur di Papua dan diharapkan dapat membawa dampak signifikan di wilayah tersebut,” tuturnya. (Enrico N. Abdielli)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru