Minggu, 21 Juli 2024

GEMA Sulteng Tuntut Jokowi Penuhi Janji Kampanye

PALU- Gerakan Mahasiswa  (GEMA) Sulawesi Tengah menggelar mimbar bebas di seputaran kota Palu Selasa (27/1). Puluhan Mahasiswa yang tergabung didalamnya menggelar aksi mimbar bebas sebagai pra kondisi jelang aksi yang akan digelar untuk merespon 100 hari Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang jatuh pada rabu 28 Januari 2015.

 

Dalam orasinya Fadel selaku Korlap menyatakan bahwa “Menjelang 100 hari sejak dilantiknya Presiden RI ke-7 ini belum terlihat ada kemajuan kebijakan yang dilahirkan dari rezim ini.”

Bahkan diawal kepemimpinannya justru menurutnya Jokowi mengeluarkan kebijakan dengan menaikkan harga BBM yang mengakibatkan semua harga sembilan bahan pokok ikut melonjak. Yang paling merasakan akibat kenaikkan BBM itu adalah masyarakat kecil juga mahasiswa karena biaya angkot ikut naik. Meskipun kemudian secara beruntun Kebijakan Presiden Jokowi-JK menurunan harga BBM namun faktanya tidak diikuti oleh turunnya harga sembako.

“Inilah akibat dari kebijakan yang diserahkan sepenuhnya ke pasar bebas.
Orang tua kami yang hanya bekerja sebagai petani dan buruh sangatlah kesulitan di desa untuk membiayai anak-anaknya dengan biaya pendidikan yang mahal. Sekarang ini harus dibebani lagi dengan harga sembako yang mahal sementara yang jadi buruh masih dengan upah yang belum dapat memenuhi kebutuhan hidup layak (KHL),” ujar Fadel dalam orasinya.

Secara bergantian, Adriansyah, Tim Kampanye GEMA), juga menyampaikan bahwa “Sudah saatnya pemerintahan Jokowi-JK merealisasikan janji-janji saat kampanye dan benar-benar berkomitmen untuk mewujudkan kesejahteraan, kenyamanan rakyat di Indonesia.” 

Organisasi mahasiswa SMIP-ST, SEMAD dan LMND-DN yang tergabungan dalam Gerakan Mahasiswa (GEMA) Sulawesi Tengah juga menuntut kepada pemerintahan yang saat ini agar janji saat kampanye berupa pendidikan gratis bagi rakyat diimplementasikan melalui kabinet kerja yang telah dibentuk.

“Pemerintah harus memberikan ruang demokrasi terhadap ilmu yang dipelajari oleh siswa dan mahasiswa maka harus diberikan pendidikan yang bermutu dan berkualitas”. Ungkap Mahasiswa FISIP UNTAD ini. 

Dalam mimbar bebas ini Korlap juga menyampaikan bahwa pada besok tepatnya di hari ke- 100 pemerintahan  Jokowi-JK, GEMA akan kembali melakukan unjuk rasa dan menyerukan kepada mahasiswa dan rakyat di Indonesia khususnya di Kota Palu untuk bersama-sama menagih janji kampanye Presiden Jokowi-JK termasuk segera menyelesaikan berbagai konflik agraria dan pelanggaran HAM di Negeri ini, melalui perwakilan Rakyat di kantor DPRD Sulteng pada esok tanggal 28 Januari 2015. (Lia Somba)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru