Kamis, 13 Mei 2021

MANTAP…! Presiden Jokowi Tinjau Proyek Pelabuhan Terpadu di Labuan Bajo

Presiden Jokowi didampingi pejabat terkait mendiskusikan penataan Labuan Bajo, NTT, saat mengunjungi kawasan tersebut, Rabu (10/7) siang. (Ist)

LABUAN BAJO- Usai meninjau Kawasan Puncak Waringin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan melanjutkan agendanya dengan meninjau  proyek Pengembangan Pelabuhan Terpadu di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (10/7) siang.

Menurut Dirut PT ASDP Pelabuhan Terpadu Labuan Bajo, Ira Puspadewi, proyek ini terintegrasi dengan Kawasan Marina Terpadu Labuan Bajo yang terdiri dari hotel, marina, dan area komersil.

“Dengan pembangunan ini kami juga harus memindahkan dermaga,” ujarnya saat presentasi di hadapan Presiden.

Ke depannya, lanjut Ira, akan ada 180 kamar hotel yang targetnya selesai Desember 2019. Kemudian nanti yacht juga bisa parkir persis di depan marina, yang pembangunannya diperkirakan akan selesai Juni 2020.

“Konsep hotelnya terbuka tanpa pagar, jadi masyarakat masih bisa masuk ke pantai secara bebas. Di area ini juga akan ada promenade yang akan menjadi tempat masyarakat bisa menampilkan budaya dan akan ada semacam pasar rakyat yang akan diadakan secara periodik,” jelas Ira.

10 Bali Baru

Sebelumnya, Sesuai rencana untuk menjadi bagian dari 10 Bali baru, pemerintah telah melakukan penataan Kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah akan mempercepat pembangunan bandara di Labuan Bajo.

“Terminal akan kita besarkan, runway akan kita perpanjang, maksimal tahun depan sudah rampung semuanya,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan saat bersama Ibu Negara Iriana mengunjungi Proyek Penataan Kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, Rabu (10/7) siang.

Selanjutnya, menurut Presiden, nantinya pengelolalaan kawasan tersebut, terutama yang mengelola bandara akan dilelangkan. Pemerintah ingin yang mengelola bandara ini memiliki jaringan pariwisata internasional, sehingga yang datang ke memang turis-turis yang diharapkan akan meningkatkan devisa.

“Segmentasi yang mau kita ambil di sini berbeda, dengan Manado beda, segmentasi di sini adalah segmentasi yang premium,” jelas Presiden.

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi menilai, penataan kawasan di Labuan Bajo ini penting sekali. “Akan kita buat trotoar di sini (kawasan Puncak Waringin) tahun ini mulai nanti sampai ke ujung sana, sehingga turis dapat berjalan ke sini sambil menikmati pemandangan yang ada di depan sana,” ujarnya.

Selain itu, yang berkaitan dengan kekurangan suplai air juga akan dikerjakan pemerintah. Bahkan kawasan yang milik Pemda juga akan dirapikan sebagai pusat handicraft di Labuan Bajo.

“Ini total memang penataannya,” kata Presiden.

Sementara pelabuhan untuk kontainer, menurut Preside, akan dipindahkan ke tempat lain, sehingga Pelabuhan Labuan Bajo bisa fokus hanya untuk penumpang, phinisi, yacht, dan cruise.

Mengenai fasilitas jalan, menurut Presiden, juga akan diperlebar. Ia menjelaskan, Menteri PUPR sudah dilihat di mana yang bisa dilebarkan, sudah semuanya.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, Mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan itu antara lain lain Mensesneg Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi K. Sumadi, dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat. (Claudia Catharina)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

6FansSuka
7PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Terbaru