Rabu, 29 April 2026

NEGARA ABAIKAN PENDIDIKAN..!  Minta Tambahan Anggaran Pendidikan Rp 52,9 Triliun, Kemendikdasmen Hanya Dapat Rp 400 Miliar 

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan kementerian yang ia pimpin masih memerlukan tambahan anggaran sebesar Rp 52,5 triliun. Sebab, menurut Mu’ti, berdasarkan anggaran dan tambahan anggaran untuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) masih belum bisa mengakomondir semua program prioritas.

“Beberapa usulan belum terdanai,” kata Mu’ti dalam rapat Komisi X DPR dikutip Bergelora.com dari TV Parlemen, Kamis (18/9/2025).

Program itu antara lain Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang TK, penyesuaian atau menambahan besaran PIP jenjang SD dan SMP, kebutuhan tambahan tunjangan profesi guru non-Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kemudian program pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan, pemenuhan peralatan pendidikan, pelatihan dan uji kompetensi program kebahasaan dan kesastraan.

Berikutnya anggaran Kemendikdasmen juga tidak cukup untuk penanganan anak tidak sekolah, penguatan pendidikan dan pelatihan vokasi, pendidikan khusus serta penjaminan mutu, talenta, karakter dan lain sebagainya.

Mu’ti menjelaskan, ia awalnya mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 52,9 triliun ke Komisi X DPR, namun yang dikabulkan hanya Rp 400 miliar.

Sehingga saat ini Kemendikdasmen masih memerlukan tambahan anggaran sebesar Rp 52,5 triliun.

“Dari usulan tambahan anggaran yang kami sampaikan pada raker (rapat kerja) lalu sebesar Rp 52,9 triliun, dengan dipenuhi sebanyak Rp 400 miliar, kami masih memerlukan tambahan sebesar Rp 52,5 triliun,” ujarnya.

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, adapun total alokasi anggaran Kemendikdasmen pada 2026 awalnya sebesar Rp 55 triliun atau sekitar 7 persen dari total anggaran pendidikan. Setelah mendapatkan tambahan anggaran, total alokasi anggaran Kemendikdasmen menjadi Rp 55,4 triliun.

“Pada tahun 2026, Kemendikdasmen memperoleh alokasi sebesar Rp 55 triliun atau sekitar 7 persen dari total anggaran pendidikan,” ungkapnya.

“Berdasarkan rapat panja belanja pemerintah pusat pada 11 September 2025, Kemendikdasmen mendapat tambahan anggaran sebesar Rp400 miliar, sehingga total anggaran Kemendikdasmen menjadi Rp 55,4 triliun,” jelas Mu’ti. (Calvin G. Eben-Haezer)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles