Minggu, 14 April 2024

PKB: Putusan MK Melegakan

JAKARTA- Keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh gugatan pihak Prabowo-Hatta merupa keputusan yang melegakan rakyat Indonesia. Lega karena akhirnya pilpres menghasilkan pemenang yang berkekuatan hukum tetap, yakni Jokowi-JK. Demikian Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Hanif Dhakiri kepada Bergelora.com di Jakarta, Kamis (21/8).

“Sebelumnya masalah pilpres dipenuhi kontroversi dan ketidakpastian yang membuat rakyat bingung. Kini semua jelas, Jokowi-JK adalah pemenang pilpres. Kita bersyukur atas keputusan yang melegakan itu,” ujarnya.

Hanif Dhakiri mengajak semua pihak untuk menghormati keputusan MK itu, sebab MK merupa terminal hukum terakhir dari seluruh proses pilpres.

“Yang kalah harus legowo, yang menang jangan jumawa. Kita dorong yang menang rangkul yang kalah dan yang kalah agar berjiwa besar untuk bisa terima kekalahan dan selanjutnya bersama-sama kita bangun Indonesia,” ujarnya.

Setelah adanya keputusan MK menurutnya, maka proses politik maupun hukum terkait pilpres sudah harus dinyatakan cukup.

Nggak perlu lagi buang-buang energi untuk mempersoalkan yang sudah selesai. Sebagai bangsa, kita harus segera move on, bergerak maju untuk wujudkan Indonesia baru yang lebih baik. Indonesia hebat lahir dan batin,” ujarnya.

Paska keputusan MK, menurutnya rekonsiliasi politik paska pilpres perlu segera dilakukan oleh semua pihak.

“Komunikasi dan dialog demokrasi perlu diintensifkan untuk mencairkan ketegangan yang sempat muncul selama pilpres,” katanya.

Rekonsiliasi

PKB juga menurutnya mengusulkan dalam rangka rekonsiliasi paska pilpres itu, maka seluruh kekuatan politik di DPR bisa berbagi kekuasaan.

“Kursi pimpinan DPR dan MPR kita usulkan didistribusikan habis untuk semua partai yang ada di DPR/MPR. Jumlah kursi pimpinan DPR dan MPR itu 10, sama dengan jumlah partai yang ada di DPR/MPR yang juga 10. Jadi pas!” Jelasnya.

Partai-partai yang menang maupun yang kalah pilpres bisa dapat semua. Itu bagus untuk mengawali rekonsiliasi politik pasca pilpres ini.

“Republik ini jelas tak bisa diurus satu dua kelompok saja. Republik ini milik kita semua,” tegas Sekretaris Fraksi PKB di DPR RI ini. (Tiara Hidup)

 

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

342FansSuka
1,543PengikutMengikuti
1,100PelangganBerlangganan

Terbaru