Kamis, 16 April 2026

Waspada..! Terkait Selebaran Teror, Kapolda Banten Minta Masyarakat Lapor Yang Mencurigakan

Kapolda Banten, Brigadir Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo (Ist)

JAKARTA– Kapolda Banten, Brigadir Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya warga Serang, agar tetap tenang. Imbauan ini terkait ditemukannya selebaran bernada teror di kaca depan mobil Polantas. Listyo juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai lingkungan sekitar.

“Masyarakat tidak perlu cemas namun harus tetap waspada,” kata Listyo di Serang, Banten, Rabu (28/7).

Listyo berharap masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam pemberantasan terorisme. Cara sederhananya, dengan melapor ke kepolisian jika melihat orang dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

“Silahkan untuk melaporkan apabila ada orang yang gerak-geriknya mencurigakan,” ujar dia.

Saat ini, Listyo mengatakan bahwa kepolisian masih melakukan pendalaman terkait selebaran tersebut. Dia memerintahkan jajarannya agar selalu siap menghadapi kondisi berbahaya, semisal menghadapi aksi teror.

“Kami perintahkan anggota untuk meningkatkan pengamanan dan kesiapsiagaan terkait dengan aksi teror,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin membenarkan temuan selebaran bernada ancaman kepada kepolisian dan teror di wilayah hukumnya.

Selebaran disimpan di wiper mobil polisi lalu lintas dekat alun-alun kota. Polisi sendiri saat ini masih melakukan pendalaman dan pelaku sempat terekam kamera CCTV.

“Jadi memang betul ada ditemukan selebaran oleh anggota kami di kendaraan dinas patroli lalu lintas yang saat itu terparkir di pos lalin (lalu lintas). Sementara ini dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan tentunya sejauh ini baru sebatas ingin membuat keresahan,” katanya

Sementara itu, Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane mengingatkan jajaran kepolisian untuk mewaspadai selebaran teror di Banten.

Neta juga meminta aparat kepolisian untuk tidak berhenti menggelar operasi pembersihan dan penangkapan jaringan teroris.

“Tujuannya agar tidak ada celah atau peluang bagi para teroris untuk berkembang atau menciptakan konflik ala Marawi di Indonesia,” kata Neta, Rabu (28/6).

Apalagi, lanjut Neta, saat ini sedang musim mudik dimana banyak TKI pulang ke tanah air.

Menurutnya, bukan mustahil momentum ini digunakan para kelompok radikal yang sudah bergabung dengan ISIS kembali ke tanah air untuk menebar teror.

“Saat ini sedang musim mudik dimana banyak TKI pulang ke tanah air, bukan mustahil momentum ini digunakan para kelompok radikal yang sudah bergabung dengan ISIS kembali ke tanah air untuk menebar teror,” ucap Neta.

Sebelumnya, surat kaleng berisi ancaman terhadap kepolisian di Provinsi Banten beredar luas di jagad media sosial.

Kepada Bergelora.com dilaporkan, dalam surat itu disebutkan, satu dari delapan lokasi di Kota Serang akan menjadi sasaran teror. Penulis surat mengaku sebagai anggota kelompok ISIS yang berbaiat kepada Al Baghdhadi dan akan membuat teror di banyak titik di wilayah hukum Banten. (Argo B. Putra)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles