Kamis, 23 April 2026

NGERIK…! Samsung Tutup, Total Kasus Corona Di Korea Jadi 763

Situasi d Korea setelah temuan kasus Corona di pabrik Samsung. (Ist)

JAKARTA – Korea Selatan melaporkan lagi 161 kasus COVID-19 sehingga menambah jumlah total pasien terinfeksi di negara tersebut menjadi 763, demikian otoritas kesehatan pada Senin, sehari setelah pemerintah meningkatkan peringatan ke level tertinggi penyakit menular.

 
Dari kasus baru tersebut, 115 di antaranya terkait dengan kebaktian gereja di Kota Daegu setelah jemaat perempuan berusia 61 tahun yang disebut “Pasien 31” terbukti positif mengidap COVID-19, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Korea (KCDC).
 
Kepada Bergelora.com dilaporkan, KCDC juga melaporkan korban meninggal COVID-19 ke tujuh, seorang pria berusia 62 tahun dari rumah sakit di Cheongdo, daerah yang juga mengalami lonjakan kasus COVID-19 terkonfirmasi bersama kota terdekatnya Daegu dalam beberapa pekan belakangan.
 
Otoritas masih mendalami penyebab pasti wabah baru tersebut, dengan Pasien 31 tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri baru-baru ini.
 
Korea Selatan memberlakukan peringatan level tertinggi penyakit menular pada Minggu, dengan menjanjikan sumber daya tambahan ke kawasan tersebut dan membatasi aktivitas masyarakat.
 
Samsung Tutup
 
 
Wabah virus corona memaksa Samsung untuk menutup pabriknya di Gumi, Korea Selatan, yang merupakan tempat untuk memproduksi ponsel layar lipatnya, Galaxy Fold dan yang terbaru Galaxy Z Flip.
 
Dikutip dari GSM Arena, Senin.(24/2), penutupan pabrik tersebut dilakukan Samsung menyusul adanya seorang karyawan pabrik yang terinfeksi virus corona.
 
Pabrik tersebut akan tetap ditutup hingga hari ini (24/2), dan akses ke lantai tempat karyawan tersebut bekerja ditutup hingga Selasa (25/2).
 
Samsung mengatakan bahwa karyawannya yang melakukan kontak dengan pekerja yang terinfeksi virus corona akan ditempatkan di karantina, dan kemudian mengambil langkah lebih lanjut untuk pemeriksaan terkait kemungkinan infeksi virus corona.
 
Penutupan pabrik Gumi diperkirakan tidak akan berdampak besar pada Samsung, sebab ponsel layar lipat tersebut hanya menyumbang sebagian kecil dari total produksi ponsel pintarnya.
 
Wabah virus corona yang telah merenggut nyawa lebih dari 2.000 orang di seluruh dunia telah memengaruhi industri teknologi.
 
Pameran teknologi Mobile World Congress (MWC) yang dijadwalkan digelar hari ini telah dibatalkan, dan produsen ponsel pintar di China juga diperkirakan akan terkena dampak virus corona. (Web Warouw)
 

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,900PelangganBerlangganan

Latest Articles