Sabtu, 2 Mei 2026

NGERI BANGET NIH..! Polisi Disiram Bensin dan Digigit Ibu-ibu Saat Tangkap Pengedar Narkoba, Pelaku Kabur dengan Tangan Terborgol

JAKARTA – Sebuah video yang memperlihatkan petugas kepolisian di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, disiram bensin saat melakukan penangkapan pengedar narkoba viral di media sosial.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak terjadi keributan antara warga setempat dengan sejumlah petugas yang mengenakan pakaian preman.

Narasi dalam video yang beredar menyebutkan bahwa terduga pelaku narkoba yang sudah dalam kondisi diborgol berhasil melarikan diri setelah petugas diserang oleh massa.

Peristiwa ini dikonfirmasi terjadi di sekitar kawasan pangkal Titi Kisaran pada Rabu (13/1/2026) sore.

“Di sana petugas menangkap satu terduga pelaku pengedar narkoba beserta barang bukti narkobanya,” kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani kepada pers melalui saluran telepon pada Kamis (15/1/2026).

Provokasi Warga Saat Penangkapan

Kepada Bergelora.com di Jakarta dilaporkan, Revi menjelaskan bahwa saat proses penangkapan berlangsung, petugas dari Satresnarkoba Polres Asahan mendapatkan perlawanan dari beberapa warga di lokasi kejadian.

Keributan dipicu oleh adanya sejumlah orang yang melakukan provokasi terhadap massa di sekitar tempat kejadian perkara.

Situasi yang tidak kondusif tersebut dimanfaatkan untuk menghalangi tugas kepolisian.

Dalam kericuhan itu, salah satu anggota kepolisian menjadi sasaran serangan fisik oleh warga yang berada di lokasi.

“Itu lah sempat satu petugas disiram bensin sehingga terduga pelaku yang sudah diborgol melarikan diri,” sebut Revi.

Polisi Buru Pelaku dan Penyerang Petugas

Pasca-insiden tersebut, pihak Kepolisian Resor Asahan langsung melakukan langkah tindak lanjut. Saat ini, tim gabungan masih dikerahkan di lapangan untuk memburu terduga pengedar narkoba yang melarikan diri dari kawalan petugas tersebut.

Selain mengejar pelaku narkoba, pihak kepolisian juga memberikan perhatian serius terhadap aksi penyerangan anggota.

Satreskrim Polres Asahan telah diterjunkan untuk mengidentifikasi oknum warga yang terlibat dalam aksi penyiraman bensin dan provokasi massa.

“Selain itu, tim dari Reskrim juga akan menyelidiki terkait orang-orang yang menyerang petugas,” ujar Revi.

Digigit Ibu-ibu

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (13/1/2026) sore tersebut bermula dari operasi penyamaran yang dilakukan pihak kepolisian. Kasat Narkoba Polres Asahan AKP Mulyoto menjelaskan bahwa timnya tengah melakukan operasi undercover buy* atau penyamaran sebagai pembeli.

Saat transaksi dilakukan di pinggiran sungai, petugas langsung bergerak untuk mengamankan pelaku.

“Jadi anggota melakukan transaksi dengan terduga pelaku dengan menyamar sebagai pembeli di pinggiran sungai,” kata Mulyoto kepada

Proses penangkapan tersebut tidak berjalan lancar lantaran sejumlah warga setempat melakukan perlawanan saat terduga pelaku hendak dibawa dari lokasi.

Situasi berubah menjadi ricuh ketika beberapa oknum warga melakukan tindakan anarkistis terhadap petugas yang berpakaian preman.

Mulyoto menyebutkan ada warga yang sengaja menyiramkan bahan bakar jenis bensin ke arah petugas. Tidak hanya itu, serangan fisik lainnya juga diterima oleh anggota kepolisian yang sedang berupaya mempertahankan tangkapannya.

“Di situ lah, ada pria yang menyiram bensin ke petugas yang menangkap pelaku. Selain itu, ada ibu-ibu yang menggigit tangan petugas lainnya,” ungkap Mulyoto.

 

Pelaku yang Sudah Diborgol Kabur

Aksi perlawanan warga tersebut mengakibatkan fokus petugas terpecah sehingga terduga pengedar narkoba yang tangannya sudah dalam kondisi terborgol berhasil melarikan diri.

Keributan massal di lokasi kejadian membuat situasi menjadi tidak terkendali dalam waktu singkat. Meski tambahan personel segera dikerahkan ke lokasi untuk mengondisikan situasi, terduga pelaku dan pria yang menyiram bensin sudah menghilang dari kawasan tersebut.

Saat ini, kepolisian telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk meredam potensi konflik lanjutan.

“Itu lah pas kami ke sana, orang yang menyiram bensin dan terduga pelaku pengedar narkobanya sudah tak ada lagi,” sebut Mulyoto.

Hingga saat ini, Polres Asahan masih melakukan pengejaran terhadap pengedar narkoba yang kabur maupun warga yang terlibat menyerang petugas.

Anggota kepolisian yang menjadi korban penyiraman bensin dan gigitan warga telah resmi membuat laporan untuk diproses hukum lebih lanjut.

“Petugas yang disiram dan digigit warga sudah membuat laporan. Sekarang masih diproses,” kata Mulyoto. (Sugianto/Web)

Related Articles

Stay Connected

22,949FansSuka
3,912PengikutMengikuti
22,800PelangganBerlangganan

Latest Articles